Gerakan Nyata KUA Citamiang melalui The Most KUA Move For Sakinah Mashlahat
Gerakan Nyata KUA Citamiang melalui The Most KUA Move For Sakinah Mashlahat
Dalam upaya merealisasikan Program The Most KUA pada bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Citamiang melaksanakan putaran pertama kegiatan The Most KUA Move For Sakinah Mashlahat pada Kamis, 26 Februari 2026, bertempat di Yayasan Ummi Kultsum.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala KUA Citamiang beserta para Penghulu dan Penyuluh Agama Islam, Ketua Yayasan, serta para remaja usia sekolah tingkat kelas IX yang rata-rata berusia 15 tahun. Sasaran generasi muda dipilih sebagai langkah preventif dalam membangun kesiapan mental, spiritual, dan sosial menuju kehidupan keluarga yang berkualitas di masa depan.
Acara berlangsung dengan tertib dan penuh antusias, dipandu oleh Encep Saeful Alam, S.Ag selaku Penyuluh Agama Islam yang mengawal jalannya kegiatan dari awal hingga akhir. Dalam sambutannya, Kepala KUA Citamiang, Agus Dadan Faturohman, S.Ag, menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Ummi Kultsum atas dukungan dan fasilitas yang diberikan sehingga kegiatan dapat terselenggara dengan baik.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Ummi Kultsum yang telah memberikan tempat dan dukungan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan lancar,” tuturnya.
Selain itu, Kepala KUA turut memperkenalkan seluruh jajaran pegawai KUA Citamiang kepada para peserta sebagai bentuk pendekatan pelayanan yang lebih dekat dan humanis kepada masyarakat.
Memasuki sesi inti, materi pertama disampaikan oleh Drs. H. Aden Anwari, M.H selaku Penghulu. Dalam penyampaiannya, beliau mengenalkan pasal-pasal perkawinan, rukun dan syarat nikah, serta memberikan pemahaman mengenai risiko dan mudarat pernikahan usia dini. Untuk memperkuat pemahaman peserta, materi juga dilengkapi dengan penayangan video-video edukasi yang menggambarkan realitas kehidupan rumah tangga serta dampak dari kesiapan maupun ketidaksiapan dalam membangun pernikahan. Metode visual tersebut membuat peserta lebih mudah memahami pesan yang disampaikan sekaligus meningkatkan perhatian dan keterlibatan mereka selama kegiatan berlangsung.
Materi kedua disampaikan oleh Wahyu Ubaidillah, S.Pd.I selaku Penyuluh Agama Islam yang menitikberatkan pada penguatan iman dan pembentukan karakter generasi muda melalui kisah-kisah teladan para Nabi dan Rasul. Peserta diajak memahami pentingnya menjadi anak yang shalih dan shalihah, yang mampu menjadi kebanggaan orang tua, agama, dan bangsa.
Suasana kegiatan semakin hidup melalui sesi interaktif tanya jawab yang diselingi pemberian hadiah bagi peserta yang mampu menjawab pertanyaan. Aulia, salah satu peserta didik Yayasan Ummi Kultsum, berhasil menjawab dengan tepat pertanyaan mengenai jumlah Rasul Ulul Azmi dan mendapatkan apresiasi dari panitia.
Kegiatan ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Drs. Dedi Rizaludin, berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan harapan akan keberkahan serta manfaat dari kegiatan yang telah dilaksanakan.
Melalui program The Most KUA Move For Sakinah Mashlahat, KUA Citamiang berharap mampu menanamkan nilai kesiapan berkeluarga sejak dini serta membentuk generasi muda yang memiliki prinsip hidup, keimanan yang kuat, dan tanggung jawab moral dalam menghadapi masa depan, demi terwujudnya masyarakat yang sakinah dan bermaslahat.